Pages

Saturday, September 20, 2014

Ah NTT keren banget! #day2

Pagi2 saat terbangun, kapal udah meninggalkan Pulau Kalong menuju Pulau Padar. Jadi sebenarnya, Pulau Padar gak masuk rute krn itu biasanya dimasukkan buat trip 4 hari, sedangkan kita cuma 3 hari. Tapi malem kemaren Febri sama Hans udah bujuk2in Om Noah biar ke Padar.

Dan itu alhamdulilah banget :3

Karena inilah Pulau Padar...



Di foto itu, sebelah kanan kita bisa liat pantai pasir putih, kiri bawah pantainya pasir item, dan pojok kiri atas pasirnya pink!
Tiga pantai dengan warna pasir berbeda dalam satu lapang pandang! How amazing kan?

Treknya sebenarnya nyante buat orang normal. Kalo agak manja kayak aku, susah juga. Turunnya pake acara berantem sama koko, pake acara nangis, pake acara ngancem gak mau turun #bego. Drama lah pokoknya. Hahahaha



Cece Dwi sedang memohon jodoh dari langit. Semoga segera dipertemukan. Aminnn

Di foto2 itu kami terlihat hanya ber5. Siapakah yg hilang??
Iya, Cila. Sayang sekali dia memilih utk bobok di kapal..... :(

Balik ke kapal, udah ada jus ditemenin nasi goreng. Horeee!
Sambil makan, kami sambil pamer foto ke Cila :p

Tujuan selanjutnya adalah Pink Beach. 

Keren ya fotonya? :3
Difotoin sama si koko dengan penuh cinta kayaknya. 

Yang aku pegang di foto itu adalah karang merah. Butiran2 karangnya menyatu dengan pasir dan jadilahh Pink Beach yang kece :9

Sayangnya snorkelingnya kurang oke. Mungkin bisa oke sih kalo lebih ke tengah, tapi ombaknya agak kenceng. Mungkin bisa oke kalo kita diturunin langsung di spotnya aja dari kapal, tapi om sampannya bilang mesti turun di pantai. Au ah yang penting cang sempat foto kece huohohoho

Dari pink beach, kami menuju pulau paling bekennn dari semua pulau yg kami kunjungi saat itu: Pulau Komodo!

Siapa gak kenal Pulau Komodo? Skrg udah masuk Keajaiban Dunia loh :D

Dan apa yang kami lakukan di pulau keajaiban dunia itu? Tararaaahh.... Numpang sinyal! Wow amazing. Kami bahkan gak turun dari kapal. Jadi menginjakkan kaki di Pulau Komodo pun sebenarnya kami belum pernah hahahaha

Tapi kami gak merasa rugi. Alasannya?
1. Kami lelah
2. Kami gak kuat trekking lagi
3. Tapi sorenya masih harus trekking di Gili Lawa
4. Kemarin kan udah ke Pulau Rinca
5. Kata orang, Pulau Rinca lebih kece komodo dan viewnya
6. Kami butuh banget sinyaaal :(

Yah begitulah. Jadi di Pulau Komodo malah kami leyeh2 aja di dek kapal. Soalnya udah hampir 2 hari gak ketemu sinyal. Sebagai anak2 jaman sekarang, pasti tau kan gimana rasanya?? Kami lapar, jadi sekarang kami puas2in deh melahap sinyal. #alay. Pokoknya segera laporan ke mama papa, balesin line yg menumpuk, dan mengupload kegembiraan di instagram.

Instagram itu baik. Dengan promosi lewat medsos, kita sudah membantu pariwisata Indonesia. Membantu kerjaan pemerintah juga. Membantu perekonomian bangsa juga. Mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional juga. Hanya dg instagram. Yeah. Ini gak lebay. Sama sekali gak alay. Buktinya banyak bule yang ngelike foto2 kita huohoho

Yak, dan dari Pulau Komodo kami berangkat ke Gili Lawa.
Kata Om Noah, di Gili Lawa ini kita mesti mendaki bukit pendek utk menikmati sunset dan bukit yg tinggiii utk sunrise.
Hiks mendaki lagi. Tapi alhamdulilah, rasa capek dikalahkan rasa takut nyesel kalo gak naik.

Dan ini sunset kami di Gili Lawa ♡



Ada foto yg lebih maknyus sih, tapi lagi males ngambil dari kamera Cece Dwi. Kosnya jauh :p. Yah pokoknya kece lah. Bukit sunset ini juga treknya pendek dan mudah. Aku bisa mandiri, gak dipegangin.

#iloveflores #sekalilagi,iloveflores ♡

-bersambung-

Wednesday, September 17, 2014

Ah NTT keren banget! #day1

Ulala ~
Aku tak sabar ingin berbagi pengalaman menjelajah laut Flores baruuu saja. Baru kemarin balik ke Bali pokoknya. Dan kesanku ttg perjalanan ini adalah, harus lebih sering2 mengexplore alam Indonesia selagi muda!

Jadi, pada suatu pagi yg cerah di tgl 12 September 2014, 4 cewek cuti (cieh cuti) 2 hari dari kampus dan 2 cowok merelakan yudisium. Semuanya demi bertemu si kadal besar, komodo dragon ♡

Kami ber6 naik pesawat TransNusa dari Bali. Pesawatnya kecil gitu, baling2 bambu. Kayak pesawat Lion Makassar - Kendari kalo aku mudik.



Setelah perjalanan yg nyaman (karena bersandar di bahu koko Alan, fufufu) selama kurang lebih 1,5 jam, akhirnya kami tiba di Bandar Udara Komodo - Labuan Bajo. Uyeahhh!

Langsung foto2 di depan tulisan bandar udara komodo, pergi mengambil bagasi dan nyarter mobil. Oh iya, dlm perjalanan kali ini tidak sedikitpun aku mengeluarkan kamera krn semua teman2 yg ikut doyan foto2. Ada yg bawa DSLR, gopro, samsung s5. Yah pokoke aku tinggal bergaya, kadang2 motoin, ngirim ke hp sendiri pake bluetooth, dan share. Nikmat sekali :9

Oke! Tujuan pertama adalah bertemu Om Nuardi.
Om ini adalah kapten kapal tempat kami akan hidup selama 3 hari di atas kapalnya. Iya, perjalanan kali ini adalah pengalaman pertama kami Live on Board ♡

Pak Nuardi dan 2 orang ABK nya udah siap di kapal yg nongkrong rapi di pelabuhan. Kami pun mengangkut semua barang2 ke dalam kapal dan siap mengarungi lautan Flores!



Nah nah, perhentian pertama kapal adalah Pulau Kelor. Pulau ini berpasir putih dan ada bukitnya. Kami disuruh naik ke bukit dan ternyata itu susah! Treknya gak terlalu panjang sih, tapi curamnya itu lumayan bikin stres. Apalagi berpasir. Apalagi aku manja. Argh

Eh tapi ternyata begitu sampai di atas... terbayar bangett nget nget! *biarkan foto berbicara*
Ah gak rugi pokoke celanaku mengepel bukit selama turunan.



Kecenya om nuardi, mengerti banget perasaan konsumen yg lelah lemah tak berdaya. Begitu kami balik ke kapal, udah tersedia aja makan siang prasmanan ala Om Nuardi. Walaupun tampang preman, jangan salah, om nuardi hatinya amat baik dan terlebih jago masak :9 #setidaknyalebihjagodarisaya #tapiemangenakkok #votenuardi



Sambil menikmati hasil karya Om Noah (panggilan gaulnya), kami berlayar menuju Pulau Rinca! Ah ada apa di Rinca? Ah ternyata ada komodo :D

Di pulau ini konon katanya komodo lebih mudah dilihat daripada yg di Pulau Komodo itu sendiri. Pokoke komodonya lebih ramah2 =D



Bersama 2 orang om rangers (pemandu wisata komodo, pawang komodo), kami trekking lagi utk melihat2 Varanus komodoensis. Pertama kali kami menemui dragon lizard ini di bawah dapur orang, ada dua ekor, berbaring (atau duduk? Bertengger? Melata? Apalah istilahnya) dengan manisnya. Mereka diam membisu.

Kami pun foto bareng sama si komo. Lumayan deg degan juga karena dia mulai menggerak2an mata dan kepalanya ke arah kami. Seperti menimbang2 apakah kami cukup lezat untuknya.



Oh iya, fakta komodo dari om ranger, komodo tidak terlalu bereaksi terhadap suara, tapi lebih ke gerakan yg cepat (misalnya kalo kita lari), darah (yg mens jangan coba2 datang), dan warna (terutama merah sama ijo muda terang dan kebetulan sama kayak baju yg aku pake hiiiy)

Sama om ranger, kami juga diajakin ke sarang komodo, melihat emak komodo sedang menjaga telur2nya yg disembunyiin di dalam tanah. Walaupun sekarang menjaga, tapi nanti saat telurnya menetas, emaknya bisa langsung memangsa anaknya. Begitulah si komo. Cantik cantik tapi kanibal.

Selanjutnya kami pergi mendaki bukit yg indah yang kami namakan: Tanjakan Cinta ala Flores! (di Semeru ada Tanjakan Cinta yg sebenarnya, tapi percayalah versi Flores ini juga gak kalah kece).





Dan di balik bukit itu ada ulala! Pemandangan yang oke bingits dari atas tebing, menatap pulau2 yg banyak bingits. Ah, alam Indonesia memang te o pe bingits! #apalagibersamakoko #danteman2kece #komplit!



Dan kami pun kembali ke kapal dg puas dan bahagia lalala~
Eh sampe di kapal udah disambut pisang goreng dan jus pisang segar dari pak Nuardi. Kurang baik apa Tuhan =))

Tujuan selanjutnya adalah Pulau Kalong. Sesuai namanya, di pulau ini banyak kalong aka kelelawar aka paniki. Kalo datang sekitar jam 17.30, katanya bisa lihat kelelawar dalam jumlah besar, membubung ke langit, membentuk formasi, dan pergi dengan cantiknya. Tapi sayang kami kemaleman :( #gara2orangindonesia #orangindonesiakebanyakanfoto2 #jadimolordehapa2.

Akhirnya kami cuma numpang menjangkar kapal, makan malam, dan bobok cakep. Indahnya kehidupan ini membuat kami semua naik berat badan. Tapi tak apalah. #iloveindonesia #iloveflores #ilovemasakanpaknuardi

Okee sekian untuk cerita menjelajah laut Flores day 1. Oh iya, satu tips, siapkan kartu Telkomsel yg berpulsa karena hanya Telkomsel lah yg punya jaringan. #promosisukarela #gakdibayar

Bersambung :)