Pages

Monday, August 19, 2013

Duet di Singapura #part 3

Hola!
Sekarang saya pengen melanjutkan cerita pengalaman saya di post sebelumnya~
Saking lamanya jarak antar post ini (padahal ceritanya nyambung), rasanya jadi kayak basi gitu ya. Tak apa lah, yang penting semua catatan perjalanan terekam :)

Jadi sore itu, di hari kedua, saya dan Priska main ke Orchard. Semua pasti pada kenal Orchard, tujuan utama untuk buang-buang duit ala Singapura ~


Saya, yang sebelumnya yakin banget gak akan belanja apapun selain oleh-oleh secukupnya, setelah nyampe Orchard, bisa juga merasakan sedikit sesal di hati gara-gara nekat ke negara ini bawa ransel doang. Gimana dong kalo mau ikutan menghambur-hamburkan duit? (astaga, sok banget). Tar belanjaannya taruh di mana dong? Masak bawa tentengan belanjaan di bandara? Alay dongg.
#edisigalau

Yah, pokoknya begitulah. Saya yang biasanya bisa banget menahan diri untuk gak belanja yang gak penting saat traveling, di Orchard malah bergumul dengan diri sendiri disebabkan keterbatasan kapasitas ransel. Huhuhu... T_T



Tapi saudara-saudara, akhirnya saya menang melawan setan-setan dalam diri saya saat itu!
Walaupun semua yang dipajang rasanya pengen dimiliki, tapi mengingat daya muat si biru (ransel yang biasanya juga dipake ke kampus) dan tema perjalanan ini "backpacker" a.k.a jalan-jalan hemat, jadinya saya cuma beli bikini unyu doang. Bikini jelas muat diselip-selipin di ransel dan emang kebutuhan juga kan kalo balik ke Bali? Hohoho! Smart shopper! *muji diri*

Di Lucky Plaza, saya dan Priska juga sempat menukar beberapa dollar dengan cokelat dan gantungan kunci buat oleh-oleh. Rasanya lucky banget kayak nemu harta karun gitu deh. Iya, soalnya harganya murah meriah beutt untuk ukuran Singapur (kayaknya). Setidaknya itu perasaan sebelum main ke Candy Empire keesokan harinya.



salah satu toko di Lucky Plaza
Trus trus, masih di Orchard nih ceritanya..
Di jalan yang penuh manusia bertaburan itu, kami menemukan Uncle Ice Cream yang sering disebut-sebut di blog orang. Es potong yang dijual sama uncle-uncle ini beken deh, antriannya bisa panjang banget gitu di pinggir jalan. Pesanan saya, es krim cokelat dijepit roti tawar, bikin nostalgia sama es yang dulu tiap hari saya beli di kantin pas masih SD. Udah lewat bertahun-tahun yang lalu sih, tapi seingat otak rasanya mirip dan penampilannya juga. Bedanya, Uncle Ice Cream ini harganya $1 (8.000 rupiah), sedangkan di sekolah saya dulu cuma 500 rupiah. 16x lipat. Hahaha

bukan uncle, tapi koko-koko :3
ngantri es koko-koko ~

Kesimpulannya, Orchard emang top buat belanja-belanja atau sekedar cuci-cuci mata. Apalagi kayak saya dan Priska yang dateng pas Singapore Great Sale. Godaannya makin besar! Untung kami bawa ransel! (sekarang disyukuri)



Karena MRT juga gak 24 jam, jam 10-an gitu kami udah balik ke hoStel beken, ABC Premium.
Di deket ABC, ada resto mungil yang jualan chinese food. Ternyata saking adiktifnya Orchard, kita lupa makan malam loh. Rekor!



gak nahan upload foto ini pas lagi kelaperan...

Hari yang menyenangkan ditutup dengan makan malam yang mengenyangkan~ How complete! ^^