Pages

Wednesday, June 5, 2013

Tips jalan2 buat mahasiswa nge-kost

Hai, jumpa lagi dengan saya dalam Jalan Jalan Makan! Hihihi *lebih bersemangat dari biasanya*
Sekarang saya pengen sharing tips jalan-jalan buat siapa aja yang membaca, terutama mahasiswa, terutama anak kos! Mengapa mahasiswa dan mengapa anak kos? Karena kita, para mahasiswa nge-kost, adalah pribadi-pribadi yang mandiri, yang sibuk di kampus, dan yang menjadi bendahara dalam kehidupan kita yang jauh dari orang tua.

Adapun saya ini hanyalah anak baru dalam dunia jalan-jalan, jadi apa yang akan saya bagi sebentar lagi adalah sekedar sharing dari saya yang anak bawang :))
Dan di sini, saya mengelompokkan tips-tips ke dalam 3 kategori, yaitu Duit, Waktu, dan Lain-lain.

DUIT
Ini yang penting dan terutama! Meskipun kekayaan tidak menjamin kebahagiaan, yang namanya traveling tetap butuh dana. Dari mana anak kos bisa mendapatkan duit? Silakan disimak~

1. Berhemat (klise, ya)
Kaum kita tentunya dapat kiriman berkah dari orang tua setiap bulan. Nah, kalau dicermati ternyata kita bisa mengikis pengeluaran di sana-sini. Contoh kasus, dulu saya cukup doyan kuliner di resto-resto gitu deh (sok), trus sekarang intensitasnya udah saya kurangi dan beralih ke makanan yang lebih hemat namun tidak mengesampingkan gizi dan rasa. Dan ternyata ya, makanan-makanan paling tasty dan enak justru saya temukan di pedagang-pedagang kaki lima :)). Contoh kasus lain, waktu SMA saya gak suka melewatkan film-film baru di bioskop. Tapi sekarang setelah tahu Telkomsel bagi-bagi tiket nonton gratis tiap Jumat, ya saya manfaatkan :D

2. Bekerja.
Ternyata oh ternyata, banyak peluang kerja untuk kita, para mahasiswa sibuk. Contohnya adalah jenis multilevel marketing (MLM). MLM sendiri sering dicemooh oleh mereka yang hanya tau superficial aja atau pernah dirugikan sama Money Laundry. Adapun Oriflame, MLM yang oke banget dan jaya banget, sebenarnya pas banget dikerjakan anak muda. Mengapa? Karena bisnis ini bisa dikerjakan online dan offline, jadi gak mengganggu waktu kuliah kita. Selain itu, Oriflame bukan Money Laundry, kita gak mungkin ditipu karena biaya masuknya aja cuma 39.900! Padahal tau gak berapa gaji perbulannya? Eh, jadi promosi. Pokoknya, sayang banget deh kalau MLM di-judge tanpa dikenal.
PS: yang berminat jadi downline saya, saya sambut dengan sukacita :))

WAKTU
Banyak senior mengatakan, jalan-jalanlah selagi masih mahasiswa. Kalau udah koas, udah jadi dokter, atau pokoknya udah kerja, waktu itu mahal sekali katanya. Namun terkadang kita, mahasiswa, sering sok sibuk. Kuliah lah, organisasi lah, bla bla bla lah. Padahal sebenarnya kuliah-organisasi-bekerja-dan-jalan2 itu bisa dibuat seimbang dengan mengenali kapasitas kita. Saya bukan super senior sih dalam manajemen waktu, tapi saya ingin kasih contoh ilustrasi~
Di kampus saya, kuliah dari senin-jumat, pagi-sore dan diberi beberapa kali jeda. Di antara lecture sama diskusi misalnya, saya bisa makan di kantin sambil bisnis oriflame. hihihi. Trus habis kuliah biasanya ada rapat organisasi, sambil rapat bisa juga sambil oriflame-an. hohoho. Trus-trus, biasanya keinginan melakukan perjalanan itu kan gede banget, saking gedenya sampai jadi motivasi saya untuk belajar. Mengapa? Karena kalo saya remedial (mengulang ujian), waktu jalan-jalan saya pastinya akan berkurang...

LAIN-LAIN
Seringkali duit udah ada, waktu tersedia, tapi ada aja lain-lain yang bikin enggak jadi berangkat. Misalnya, udah semangat mau berangkat, gak taunya gak jadi pergi karena yang ikut gak rame. Atau udah menggebu-gebu juga, pas izin sama orang tua malah gak dikasih. Trus banyak juga takut-takut lainnya: takut nyasar, takut gak cocok sama daerah yang mau dikunjungi, takut bete, takut naik pesawat sendirian (ada loh), takut ombak (kalo perjalanan laut memang perlu cek BMKG), takut dirampok, takut dilecehkan (buat cewek2), dan aneka ketakutan lainnya. 
Hmm mari coba kita bahas. Kalo masalah nyasar itu selama ada pulsa, sinyal, duit, dan orang-orang di pinggir jalan buat ditanyain (apalagi kalo jalan-jalannya masih di Indonesia), kayaknya bisalah ya diatasi. Trus takut bete di sananya itu ya tergantung sudut pandang. Biasanya sih berada di tempat yang baru, budaya baru, dan orang-orang baru, gak bikin bete kok (subjektif). Trus buat cewek, kita memang harus lebih berhati-hati. Hindari bermain mata dengan pria tak dikenal, berpakaian mengundang, tempat-tempat gelap nan sunyi, dan kenali medan yang akan dikunjungi.
Well, sungguh saya gak pengen sok berani (karena saya takut hantu), tapi satu nasehat bapak yang selalu tersimpan dalam lobus temporal otak saya "kalau kamu takut, kamu gak akan sampai kemana-mana". :))

Nah, dengan demikian berakhir pula perjumpaan kita kali ini. Mohon maaf bila sharing-an di atas berkesan menggurui (percayalah, tak ada maksud). Adapun jika di antara pembaca ada yang rela berbagi kiat-kiatnya tentu akan asik sekali :D

Pura Ulun Danu, Danau Beratan - Bali
Menuju Pelabuhan Bangsal - Lombok
Dengan bule narsis - Gili Trawangan
Lesehan di kereta - Jawa Tengah
Di suatu candi belakang Prambanan - Jogja

4 komentar :

ucok alhariri said... Reply Comment

jangan lupa, tiket promo. itu penting loh buat save dana travelling hahahah

Emiliana Febrina Silalahi said... Reply Comment

@ucok alhariri:

ah betul sekali! hidup tiket promo! hidup airasi* !
hahaha

Frenky said... Reply Comment

Kalau butuh partner jalan-jalan, jangan ragu kontek gw hahaha,, *pede gila*

Pengalaman gw dlu sbgai mhs jrg bgt jalan2, malah pas udah kerja jadi sering jalan2 istilah nya "Work Hard, Play Hard" dah *curhat*

Cheers,
http://www.thedreamerblog.com

Emiliana Febrina Silalahi said... Reply Comment

@Frenky:

asik asik, ada yg menawarkan diri. hahaha

hmm kalo saya pengennya study hard, play harder deh hehehe *curhat juga*