Short escape: Amed dan sekitar #part2

I'm back!
Nah, di hari kedua Karangasem Trip, saya dan Mira akan melaksanakan misi mulia: snorkeling di Amed! Niatnya sebelum snorkeling kami mau sarapan dulu, dan sebelum sarapan mau menikmati sunrise dulu, namun seperti biasa godaan untuk melanjutkan tidur jauh lebih kuat. Wes, sunrise diskip~

suasana kamar yang bikin malas bangun~
Untuk sarapan, Manis Homestay memberi kami pilihan: banana pancake (menu wajib homestay-homestay kayaknya ya) atau mie goreng. Hmm, both please :)



Selagi makan, kami diminta menuliskan kesan dan pesan untuk Manis Homestay di buku tamunya.
Eh ternyata dari ratusan orang yang pernah menginap di sana, pengunjung yang orang Indonesia itu bisa dihitung jari. Hmm, padahal kita di Indonesia loh ya.. *guess why*



Puas menikmati sarapan pagi murah berkualitas, kami diantar ke pinggir pantai. Di sana boat yang akan membawa kami mengarungi lautan sudah menunggu, lengkap dengan bapak nahkoda :)

pemandangan ini kayak ngomong "are you ready?"


Hmm mungkin ada 20-30 menitan kami menelesuri pantai sampai tiba di spot pertama, Javanese Wreck. Kapal karam yang beken di situ berjarak sekitar 15 meter dari bibir pantai. Entah kapan kapal itu tenggelam, tapi sekarang udah banyak ditumbuhi coral. Cantik deh :)
Dan untunglah kami juga membawa roti, jadi begitu kami menaburkah remah-remah roti di sana, wuih, ikan-ikan beraneka ragam segera menyerbu kami. Makin banyak roti, makin banyak ikan yang datang. Serasa berenang di akuarium! Sayang sekali belum punya underwater camera...

Spot kedua apa ya namanya, duh lupa. Sebetulnya yang ini justru favorit saya karena lebih dangkal, jadi keindahan karangnya lebih nendang. Tapi ikannya kurang sih di sini..

Dan spot ketiga namanya Jemeluk. Ini juga dari boat pun udah kelihatan cantiknya alam di bawah sana. Sayang sekali saya gak turun karena udah telanjur pake pampers *ups (kasian banget cewek datang bulan bela-belain snorkeling).



Kami kembali ke daratan setelah 4 jam yang mengasyikkan di laut. Dilanjutkan dengan berpacking-ria dan pamitan sama semua kru Manis Homestay :')
Eh, ceritanya belum selesai. Di perjalanan, kami menemukan jalan ke Virgin Beach yang terkenal keren dan virgin itu! Jalan yang harus ditempuh untuk sampai kesana, hmm lumayan jelek. Bahkan boleh dikatakan medan paling buruk yang pernah saya tempuh selama setahun punya motor (masih anak bawang, hehe).

Kesan pertama saya ketika tiba di White Sand Beach (nama lainnya), haloo ini bagian mananya ya yang katanya perawan? Gak ada bedanya sama Dreamland sih, penuh turis. Tapi memang pantainya keren. Gradasi warna lautnya itu loh bikin takjub..


Gak virgin, udah terjamah..

Aah, akhirnya satu lagi acara jalan-jalan berakhir deh. Biar kuat memacu Lady si Skupi Unyu sampai ke Denpasar, saya dan Mira ngecharge energi di Depot Primadona yang nemu di pinggir jalan. Eh, mie ayam sama sotonya mantap juga. Banyak, lagi. Yeah! :D


You May Also Like

12 komentar