Pages

Sunday, February 17, 2013

Hei, Malang! -part 3

Jadi malam itu, kami dijemput oleh panitia PJP yang lain di rumah Ko Yogi. Kalo gak salah, kami jadinya bertujuh orang yang ikut Malang Night Culinary Trip *I named it.
1st destination adalah OEN, restoran sejak tahun 1930 yang masih menjaga kejadulannya. Bangunan, makanan, karyawan, dan suasananya masih berasa Belanda banget :9






Karena datang kemaleman, sayang sekali kami kehabisan main coursenya. Tapi menu old fashioned ice cream masih lengkap semua dan itulah yang kami pesan. Dipadu dengan klapertart (yang sesungguhnya adalah kue khas Manado *atau mungkin Belanda?), yummy!






Well, namanya orang Indonesia ya belum lengkap kalo gak makan nasi. That’s why setelahnya kami langsung ke Warung Subuh yang sejenis foodcourt gitu dan buka di malam hari. Dengan harga 21 ribu, saya memesan seporsi Nasi Campur Empal yang ternyata hadir dalam porsi besar. 

 *sudah setengah dimakan baru inget foto...

Walaupun saya cocok dengan jenis masakan daging-dagingan ala Jawa, kali ini saya harus dibantu Ery (yang anak Jember) untuk menghabiskan pesanan saya.

Kalau tadi ice cream adalah appetizer, Nasi Campur Empal adalah main course, maka dessertnya adalah STMJ :D

STMJ Glinting yang kami kunjungi lumayan rame oleh berbagai manusia. Well, ini pertama kalinya saya memberanikan diri memesan minuman Susu-Telur-Madu-Jahe yang menurut saya adalah minuman kuat para pria macho. Nah, ternyata rasanya enak juga. Apalagi untuk Malang yang dingin, STMJ jadi bikin anget dan romantis :3

To be continued

1 komentar :

Putri Uli Saktina Pasaribu said... Reply Comment

I know who 'cowok yang duduk di depan saya'
hahahahah