Pages

Wednesday, May 23, 2012

backpakeran #2


2nd destination: Yogyakarta
Sore nyaris malam berangkat dari Surabaya, kami sampai di Jogja pukul 2 dini hari. Yang seyogyanya kami dijemput di terminal oleh pihak hotel yang udah di-book, nomor mereka tidak aktif saat dihubungi. Dengan taksi non argo kami mencari-cari hotel di sekitar Terminal Giwangan yang alhamdulillah, nemu. Kamarnya lumayan bersih, fan, private bathroom, include breakfast dg harga 150rb.
Besoknya karena berencana melanjutkan perjalanan ke Kutoarjo, kami check out pukul 9 pagi. Dalam perjalanan dg becak ke stasiun, kami banyak singgah untuk melihat2 batik dan bakpia ala jogja *atas rekomendasi si bapak becak, dan juga sempat nyobain nasi gudeg di Malioboro seharga 20rb. Well, untuk ukuran nasi gudeg dan jogja,katanya itu mahal.
Di stasiun, kami kedatangan satu personel baru, jreng jreng jreng… Mas Aria!
Mas Aria adalah sepupu Lia yang ternyata mirip Doni Sibarani. Nah, kami pun membeli tiket. Bahagia rasanya mendapatkan tiket KA Jogja-Kutoarjo seharga 10rb sebelum kami tahu, ternyata KA itu tanpa AC dan di tiket kami tercantum dengan huruf kapital yang di-bold “BERDIRI, TANPA TEMPAT DUDUK”. Wow…


Seolah2 perjalanan ngeleseh di KA tanpa AC belum cukup, untuk sampai ke rumah Mbah-nya Lia, kami masih harus naik bus (yang lagi-lagi berdiri), naik angkot (yang saking penuhnya, Mas Aria harus bergantung di pintu ala kernet dan beneran dikasih duit sama penumpang lain), kemudian jalan kaki, dan akhirnya sampailah kami di sebuah rumah dengan cita rasa Jawa asli :9


0 komentar :